APLIKASI
SEL VOLTA
Oleh
:
Benhur
Samaloisa (1416150005)
FKIP-KIMIA
Tugas: Kimia Fisika
APLIKASI SEL VOLTA
Sel volta adalah sel elektrokimia yang menghasilkan arus listrik. Sel volta ini
ditemukan oleh dua orang ahli berkebangsaan Italia. Mereka berdua adalah Alessandro Giuseppe Volta (1745-1827)
dan Lugini Galvani (1737-1798).
Sel volta terdiri dari anoda yang
bermuatan negatif dan katoda yang
bermuatan positif. Pada anoda terjadi proses oksidasi, oksidasi adalah
pelepasan elektron. Sedangkan pada katodanya terjadi proses reduksi, reduksi
adalah penangkapan elektron.
Sel volta banyak
sekali digunakan pada kehidupan sehari-hari. .
Sel volta dibagi menjadi tiga bagian,
yaitu Sel Volta Primer, Sel Volta Sekunder, Sel Bahan Bakar. Ketiga bagian
tersebut juga memiliki contoh masing-masing lagi. Oleh karena itu marilah kita
lihat pembahasan mengenai macam-macam dari sel volta berikut ini:
1. Baterai kering seng-karbon (sel
Leclanche)
Potensial sel dari baterai sekitar 1,5 V
dan menurun sejalan dengan lama pemakaian.Sel baterai ini terdiri dari anoda Zn
dan katode batang grafit (C). Katode grafit bersifat inert dan diletakan dalam
elektrolit berbentuk pasta yang berisi grafit,MnO2, dan NH4Cl.
2. Baterai alkaline
Baterai ini digunakan untuk peralatan
yang memerlukan arus listrik lebih besar , seperti tape recorder dan mainan.
Potensial sel pada baterai sekitar 1,5 Vdan dapat bertahan konstan selama
pemakaian.Sel baterai alkaline terdiri dari anoda Zn dan katoda inert grafit.
Sesuai namanya reaksi redoks dalam baterai alkaline berlangsung dalam suasana
basa.elekrolitnya adalah KOH.
3.Baterai merkuri
Baterai ini digunakan pada jam tangan
dan kamera. Potensial sel baterai adalah 1,34 V dan dapat bertahan konstan
selama pemakaian. Sel baterai merkuri terdiridari anoda Zn, serta katoda HgO
dan karbon. Elektrolitnya adalah KOH.
Reaksi yang terjadi pada baterai ini
adalah:
Zn(s)
+ 2OH- (aq) → ZnO(s) + H2O + 2e- (anoda)
HgO(s) + H2O + 2e- → Hg(l) + 2OH- (aq)
(katoda)
Reaksi dari keseluruhan atau disebut reaksi
bersih adalah: Zn(s) + HgO(s) → ZnO(s) + Hg(l)
4.Baterai perak oksida
Baterai ini digunakan pada jam tangan,
kamera, dan kalkulator. Umumnya panjang karena arus yang dikeluarkan cukup
kecil potensi sel dari baterai sekitar 1,5 V dan dapat bertahan secra konstan
selama pemakaian.Sel dari baterai perak oksida terdiri dari anoda Zn dan katoda
Ag2O dengan elektrolit KOH.
Reaksi
yang terjadi adalah:
Zn(s)
+ 2OH- (aq) → Zn(OH)2(s) + 2e- (anoda)
Ag2O(s) + H2O + 2e- → 2Ag(s) + 2OH- (aq)
(katoda)
5.Baterai litium-tionil klorida (Li/SOCl2)
Baterai Li/SOCl2 berukuran
kecil. Bentuknya dapat berupa selinder atau cakram (disc). Penggunaannya antara
lain untuk back up memori pada kamera, remote control, dan lampu darurat.
Baretai memiliki petensial yang sangat besar, sekitar 2,7-3,6 V
Sel baterai Li/SOCL2 terdiri
dari anoda Li dan katoda karbon, dimana tionil klorida tereduksi. Elektrolitnya
adalah litium aluminium tetraklorida (LiALCl4 ) dalam tionil klorida.
6.Aki atau baterai Pb
Aki umunya digunakan pada mobil untuk
menstarter kendaraan tersebut. Aki terdiri dari beberapa sel volta yang
dihubungkan secara seri. Setiap sel mempunyai potensial 2 V. jadi, suatu aki
dengan potensial 6 V terdiri 3 sel . Suatu aki terdiri dari anoda Pb dan katoda
PbO2 dengan elektrolit H2SO4. Anoda dan katoda yang berbentuk
pelat menambah luas permukaan elektrode sehingga dapat memperbesar arus.
7. Baterai NiMH (nikel metal
hidrida )
Baterai NiMH banyak digunakan pada laptop,
telpon seluler, camcorder, dan kamera digital.potensialnya hamper sma dengan
baterai Ni-Cd,sekitar 1,4 V, tetapi dapat menyimpan ~50 persen energy lebih
banyak dari baterai Ni-Cd. Sel dari baterai NiMH terdiri dari anoda Ni(OH)2 dan
katoda pada panduan logam yang menyerap hydrogen.Elektrolitnya adalah KOH.
8.Baterai ion litium
Baterai ion litium
sangat ringan sehingga cocok untuk alat elektronik portable, seperti laptop,
telpon seluler, dan camcorder. Baterai ion litium juga memiliki potensial yang
besar sekitar 3,6 V.Ada dua tipe baterai ion litium yaitu baterai mangan dan
kabolt. Untuk tipe mangan anoda Li1-x Mn2O4 dan
katoda grafit. Baterai ini mempunyai umur lebih panjang daripada NiMH dan dapat
dilihat dari densitas dayanya yang tinggi (710 Wh/kg) dibanding 60-80 Wh/kg
pada NiMH).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar